SETIA Sesson cinta part 3
SETIA
Sesson cinta part 3
Sesson cinta part 3
Ke esokan harinya, cinta tetep masuk kuliah. Walaupun masih sedih cinta tetep masuk kuliah dan walaupun akhirnya ketemu sama rio, cinta tetep harus kuliah.
Hari ini jadwal cinta yaitu AI, PSBO dan prak algo lanjut. Dan cinta Cuma sekelas sama rio pas kelas PSBO.
Saat kelas PSBO dosennya kasih tugas kelompok, untuk membuat rancangan system elearning kampus menggunakan Rational Rose, dan dikumpulin sampai jam kuliah berakhir. Karena mengerjakannya menggunakan program maka perlu pakai laptop. Dan untungnya hari ini cinta bawa laptop.
Cinta, aera, ladie keluar kelas Karena dikelas gak bisa chas laptop. Temen-temennya yang lain juga pada keluar kelas. Di sepanjang koridor yang ada colokan banyak temen-temen cinta yang duduk dilantai sambil ngerjain tugas.
Cinta melihat rio masuk ruangan asslab. Rio ngerjain diruang asslab Cuma cinta gak mau ngerjain diruang asslab lagian diruang asslab lagi penuh banyak asslab dan temen-temennya. Cinta pengennya di IC namun di IC penuh banget jadi mau gak mau dia ngerjain deket sama lian yang lagi ngerjain di lorong deket ruang asslab karena lian bawa colokan listri tiga bagian. Cinta, aera, ladie duduk dilantai bersama yang lain untuk ngerjain tugas karena tugasnya dikumpulin sekarang. Diseluruh koridor dan lorong dilantai 8 mungkin ditempati oleh temen-temen cinta apalagi yang ada colokan listrik.
Saat lagi asyik ngerjain sambil bercanda-canda. K’ rui jongkok didepan cinta.
“cinta…, lagi ngapain??” Tanya k’ rui sambil senyum.
“k’ rui………” cinta kaget melihat k’ rui udah ada jongkok di depannya.
Lalu k’ rui duduk disebelah cinta, ladie segaja mengeser untuk memberi tempat untuk k’ rui.
“lagi ngerjain apa??” Tanya k’ rui sambil melihat apa yang dikerjakan sama cinta.
“ini tugas PSBO, dikumpulin sekarang”
“mau kk bantuin?”
“mau………………………………………” kata ladie dan aera kompak saat mendengar k’ rui mau bantuin.
“ladie… aera…” kata cinta sambil ngelihatin ke dua temannya itu, namun ladie dan aera Cuma cengar-cengir.
“yaudah gak apa-apa. Sini kk ajarin” kata k’ rui sambil mengajari cinta, jadi mau gak mau cinta menerima pertolongan dari k’ rui. Ladie dan aera juga ikut mendengarkan apa yang di ajarin sama k’ rui.
Saat cinta lagi di ajarin sama k’ rui. Rio lewat dan menatap ke arah cinta dengan tatapan benci dan lebih tetapnya kayak orang meremehkan cinta, ladie dan aera yang di ajarin k’ rui.
Cinta melihat ekspresi rio kayak gitu membuatnya sebel, lalu ladie meng-sms cinta. karena gak enak kalau ngomong langsung karena ada k’ rui.
“udhlah ta, u g usah mkrin rio yg natap kyk gt. Udh cuekin j, anggp j org iri xixi”
Cinta yang baca sms dari ladie, langsung menatap ladie dan tersenyum. Cinta gak sangka klau ladie menyadarinya.
***
Selesai mengejakan tugas PSBO, cinta langsung mengumpulkan ke dosen. Dan pergi ke kantin buat makan. Bukan hanya cinta, aera dan ladie tapi k’ rui juga ikut makan bareng.
Saat selesai makan.
“cinta kemaren kenapa gak masuk kelas prak java? Cinta sakit apa?” Tanya k’ rui.
“pusing kak” kata cinta sambil senyum.
“kenapa gak bales sms dari kk? Trus gak angkat telpon dari kk lagi?” Tanya k’ rui.
“sampai rumah langsung tidur kak, jadi gak angkat telpon dari kk dech. truz lupa bales sms” kata cinta sambil cengar-cengir.
“lain kali, kasih tahu langsung ke kk klau kamu mau pulang. Biar kk yang anterin pulang. Klau cinta kenapa-napa dijalan bagaimana?” kata k’ rui yang kelihatan khawatir banget. Cinta jadi malu dikhawatirin sama k’ rui udah gitu aera dan ladie ngelihatin cinta dengan pandangan yang pengen ledekin cinta, pengen di cie… ciein…
“iya kak, lain kali cinta bilang klau sakit” cinta sambil senyum-senyum.
Lalu tiba-tiba cinta gak sengaja melihat rio yang lagi makan sama anak 2008 yang kemaren itu. Ekspresi wajah cinta langsung berubah.
Ngelihat ekspresi cinta yang berubah, ladie, aera dan k’ rui melihat ke arah cinta lagi ngelihat. Ladie, aera dan k’ rui akhirnya baru tahu kalau yang dilihat cinta adalah rio yang bersama anak 2008.
“gw ke toilet dulu yach…” kata cinta dan langsung berjalan ninggalin aera, ladie dan k’ rui. Karena cinta pengen nangis tapi gak mungkin nangis disana maka cinta ke toilet. Ladie dan aera langsung mengikuti cinta dari belakang. Karena takut cinta kenapa-napa.
Cinta masuk kekamar mandi dan menghapus air matanya. Kedua temennya menunggunya didepan pintu kamar mandi.
“cinta… loe didalam kan??” kata ladie sambil mengetuk pintu kamar mandi.
“iya gw didalam” kata cinta sambil berusaha suaranya seperti orang gak nangis.
“ta, loe gak apa-apa kan?” aera khawatir.
“kalian kenapa sich? kalian berisik dech” kata cinta berusaha suaranya ceria dan gak terjadi apa-apa.
Cinta menghapus air matanya, lalu keluar dan tersenyum ke ladie dan aera. Dan keluar toilet dan saat keluar dia nabrak orang. dan orang itu kk rui yang sedang membawa tas cinta, aera dan ladie.
“kak rui…”
“yuk, naik ke atas. Kalian ada prak algo lanjut kan?” kata k’ rui sambil kasih tas ladie, aera, dan cinta.
“bayar dulu ya.. kak” kata aera
“udah kk bayarin. Ayo naik ke atas.” Kata k’ rui dan langsung menarik tangan cinta, cinta yang di tarik tangannya nurut aja. Ladie dan aera juga langsung mengikuti k’ rui.
Selama jalan sampai ke lab D, k’ rui gak melepaskan genggaman tangannya. Cinta pengen banget minta dilepas tangannya namun takut habis k’ rui kelihatan lagi kesel.
Saat sampai lab D, lab D masih sepi karena masih jam 15.30. akhirnya cinta dan k’ rui duduk di bangku yang ada di depan lab D. namun aera dan ladie duduk dilantai yang ada colokan habis mereka mainin laptop cinta. duduknya agak jauh dari cinta dan k’ rui.
“cinta, kamu kemaren pulang karena ngelihat rio sama cewek itu yach?” Tanya k’ rui. Dan pertanyaan itu membuat cinta kaget.
“maksud kk?”
“kamu gak usah sembunyiin dari kk, kk nyakin kamu pulang karena rio kan?”
“enggak, cinta emang pusing” cinta mencoba memberi alasan.
“iya, kamu pusing karena rio kan?”
K’ rui makin mendesak cinta, sampai cinta sebel banget. Lalu cinta bangun dari tempat duduk karena bete k’ rui mendesak dia terus. Cinta ingin berjalan menuju kedua temennya, namun k’ rui memegang tangan cinta hingga cinta gak bisa pergi.
“kk lepasin. Kk sakit” cinta berusaha melepaskan tangannya.
“kamu mau kemana?”
“mau ke ladie dan aera”
K’ rui melepaskan tangan cinta dan cinta datang menghampiri ladie dan aera. K’ rui mengikutinya dari belakang. Karena kesal sama k’ rui. Cinta meminta laptopnya di matiin dan langsung menaruhnya dalam tas.
K’ rui yang kaget karena cinta langsung beres-beres kayak orang mau pulang. Berusah mencegah cinta. Ladie dan aera yang juga kaget tiba-tiba cinta kayak pengen pulang ikut membantu k’ rui mencegah cinta.
“kalian apa-apaan sich” cinta sebel karena temennya juga ikut membantu k’ rui mencegah dia pergi.
“kamu mau ngapain?” Tanya ladie
“aku mau pulang”
“kenapa mau pulang?” Tanya k’ rui yang heran cinta ngomong mau pulang.
“karena aku pusing”
“pusing karena rio, gara-gara tadi rio sama cewek” kata k’ rui dan cinta Cuma menatap k’ rui dengan pandangan sebel.
“BUKAN KARENA RIO, TAPI AKU BENCI SAMA K’ RUI” kata cinta teriak semua yang ada disana pada ngelihatin cinta. tapi cinta cuek aja dan memakai tasnya.
“ta, loe jangan kayak gitu. K’ rui Cuma mau bantui loe supaya loe gak usah mikirin rio” ladie berusaha menenangkan cinta.
“KALIAN GAK USAH IKUT CAMPUR, AKU BENCI KALIAN” kata cinta dan langsung berjalan ke lift. K’ rui dan aera pengen mencegah cinta pergi namun ladie melarangnya.
“udah biarin aja cinta pulang. Besok baru bilangin baik-baik” kata ladie ke k’ rui dan aera.
“tapi kalau cinta kenapa-napa dijalan bagaimana?” k’ rui khawatir.
“tenang aja, dia pasti baik-baik aja”
***
Cinta langsung naik angkot, dia udah gak peduli sama ladie, aera dan k’ rui. Karena dia udah pusing banget. Udah ngelihat rio sama anak 2008, k’ rui maksa banget pengen tahu. Cinta bener-bener gak suka diikut campurin.
Cinta sedih banget, udah hampir nangis namun dia gak bisa nangis karena banyak orang dalam mobil.
Di sepanjang perjalanan menuju rumah cinta pikirannya melayang-layang. Dan untungnya dia masih inget jalan pulang sehingga sampai rumah dengan selamat. K’ rui, ladie dan aera telponin dan sms. Namun cinta gak peduli sama sekali.
Sampai rumah jam setengah 6, cinta langsung mandi. Pas magrib dia langsung sholat magrib supaya pikirannya tenang. Jam 6 mamanya pulang, cinta langsung minta obat pusing dan langsung tidur dikamarnya yang dilantai 2.
***
Ke esokan harinya cinta masuk kuliah seperti biasanya dan menegor temen-temennya seperti biasa. Cinta minta maaf sama ladie dan aera, dan meminta sama mereka untuk gak membahas lagi masalah yang kemaren. Karena cinta udah gak mau bahas masalah itu lagi. Ladie dan aera akhirnya gak Tanya masalah kemaren, karena bagi mereka biar cinta sendiri yang cerita selain itu mereka percaya cinta bisa selesain masalahnya sendiri.
Pas prak menum, k’ rui udah nangkring di lab. K’ dira ijinin k’ rui masuk. Cinta kaget sich k’ rui ada disana. Namun cinta udah tahu kenapa k’ rui ada disana, paling-paling buat minta maaf. Dan bener aja k’ rui minta maaf. Namun cinta udah gak marah sama k’ rui. Dan sebagai membalas kesalahan k’ rui. K’ rui mengajari cinta dan menghantar cinta pulang.
***
Pas lagi di anterin pulang naik motor ninja milik k’ rui. Cinta meminta maaf udah bilang benci sama k’ rui.
“udahlah gak usah dibahas lagi. Nanti kamu malah ngambek lagi” kata k’ rui sambil menatap cinta lewat kaca spion.
Dan k’ rui memegangan tangan cinta dan menaruhnyan di perutnya seakan-akan menyuruh cinta untuk memeluknya.
“k’ rui” cinta kaget.
“jangan dilepas cinta” pinta k’ rui dan menarik tangan cinta yang satu lagi dengan tangan k’ rui satu lagi.
“pegangan sama k’ rui, cinta” pinta k’ rui.
Cinta yang binggung akhirnya memegang k’ rui dan menyadarkan palanya dibahu k’ rui. Badan k’ rui sungguh sangat tegap walaupun badannya agak kurus.
K’ rui melajukan motornya dengan sangat pelan. Cinta merasa nyaman banget bersandaran di bahu k’ rui.
***
Cinta merasa bosen banget di facebook sepi banget, padahal sekarang malam sabtu bukan malam minggu tapi facebook sepi. K’ rui, ladie dan aera juga gak online. Ahhh… bener-bener buat cinta bete banget.
“Oo yach, kenapa rio minggu ini gak online ya?” kata cinta dalam hati saat melihat sapa aja yang online di facebook. Karena gak seperti biasanya rio gak pernah online. Rio kan setiap malam online, tapi udah beberapa hari ini rio gak online.
“ada apa yach?” cinta penasaran banget. Maka dia mensearching nama rio, RIO ANDRAHA WIJAYA. Saat loading selesai keluarlah facebook rio namun cinta sangat kaget karena ada tulisan add.
“add” cinta kaget karena dia kan udah add punya rio udah lama banget lagi.
“punya aku di delete lagi jadi temennya dia di facebook”
Cinta kesel banget ini udah ke 2 kalinya facebook dia di delete. Males banget dech. karena udah kesal maka di blockir facebook rio. Sekalian aja dia gak pernah melihat facebook punya rio. Biar gak akan pernah merasa sakit lagi mengetahui facebooknya di delete. Cinta udah down banget, maka dia langsung mematikan internet dan laptopnya. Lalu dia langsung tidur walaupun sekarang masih jam 9 malam.
***
Ke esokan harinya, cinta satu kelas sama rio, baik SAP maupun SBDL. Cinta sebenarnya males banget kekampus. Rasanya pengen kabur, udah gak mau kuliah lagi. Hatinya udah bener-bener hancur. Tapi cinta tetep bertahan. Dia gak mungkin minta pindah kampus, selain biayanya mahal, cinta juga gak mau ngulang semuanya dari awal. Namun cinta masih bisa ketawa-tawa karena ada ladie dan aera yang selalu buat dia melupakan rio. Ladie dan aera selalu membuat cinta bisa bertahan berada dikelas. Karena mereka selalu memberi semangat.
Sama seperti hari ini pas SAP, cinta sebenarnya udah gak konsen sama sekali belajar karena kadang secara gak langsung cinta melihat rio dan saat melihat rio hati cinta hancur banget. Namun ladie dan aera selalu membuat cinta gak bosen ada dikampus. Cinta masih merasa beruntung, walaupun dia kehilangan rio tapi cinta punya sahabat-sahabat yang selalu ada disamping dia baik saat sedih maupun senang. Orang yang selalu memberi cinta semangat. Meski menurut rio, temen-temen cinta gak pinter dan Cuma bisanya nyontek tapi bagi cinta sahabatnya itu sangat berharga meski mereka mempunyai kekurangan. Dan karena sahabatnya punya kelemahan dalam belajar itu selalu membuat cinta semangat karena dia pengen lebih baik dan ingin temennya bisa merubah pola belajarnya dengan melihat dia yang rajin.
Selesai SAP, mereka bertiga langsung makan karena laper banget. Cinta gak menceritakan klau rio udah delete facebooknya. Cinta gak mau bahas itu.
Selesai makan mereka keruang asslab, pengen ngadem sambil nunggu SBDL. Ruangan asslab Cuma ada rio dan galih temen satu angkatan juga. Namun cinta, ladie, dan aera di bagian ruangan SE (software engineering) dan rio dan galih di DB (database).
Saat cinta mau kekamar mandi, cinta sempet mendengar klau rio lagi telpon seseorang. Kayak Tanya kuliah sich, pas cinta mendengar suatu nama yang gak lain nama anak 2008 itu. Cinta langsung ambil tasnya dan buru-buru keluar namun saat cinta buka pintu dia nabrak k’ rui.
Namun cinta langsung jalan begitu aja. K’ rui yang melihat cinta yang langsung jalan begitu aja langsung mengejar cinta. k’ rui udah menduga kalau cinta gak lewat lift namun lewat tangga. K’ rui mengikuti cinta yang jalan menurunin tangga. Namun cinta gak sadar klau dia lagi di ikuti k’ rui. Hingga lantai 1, k’ rui langsung menarik tangan cinta. cinta kaget tangannya ada yang tarik maka langsung membalik badannya.
“k’ rui” cinta kaget melihat orang yang menarik tangannya.
“ikut kk yuk!” kata k’ rui yang langsung menarik cinta hingga ketempat parkiran motor dan hingga sampai ditempat motor ninjanya diparkir.
“kk mau ajak aku kemana??” cinta heran di ajak di parkiran.
“ke suatu tempat yang bagus banget” kata k’ rui sambil senyum.
“tapi kk, aku belum bilang sama ladie dan aera. Mereka pasti nyariin aku”
Lalu k’ rui mengeluarkan hpnya dan menelpon seseorang dan orang itu adalah ladie.
“hallo ini ladie ya…?? Ini k’ rui” kata k’ rui saat mendengar suara hallo
“k’ rui mau ajak cinta pergi dulu, tolong ijinin cinta ya… cinta gak ikut SBDL dulu” lanjut k’ rui.
“iya tenang aja, kk jagain cinta. makasihnya ladie. Bilangin juga ke aera” lalu k’ rui menutup telponnya.
“udah ditelpon jadi gak usah khawatir” kata k’ rui sambil senyum. cinta Cuma bisa benggong aja. K’ rui langsung memakai jaketnya, sarung tangan, dan helm. Lalu menyalakan mesin motor. Tapi cinta masih aja diem ditempat.
“hayo naik” kata k’ rui yang membuat cinta tersadar dan langsung naik.
***
K’ rui memacu motor ninjanya dengan cepat. K’ rui mengajak cinta kesuatu tempat. Ke sebuah rumah yang besar banget. Rumah itu udah seperti istana, rumah itu dipenuhi oleh kaca-kaca, hingga terlihat megah. K’ rui berhenti tepat didepan rumah itu.
Cinta sangat takjub saat melihat rumah itu dari luar, dia kayak melihat istana yang ada di dunia dongeng. Rumah itu sangat megah dan terlihat cantik, karena arsitekturnya yang gabungan antara minimalis, modern, dan agak klasik.
“kenapa bengong, turun donk udah sampai” kata k’ rui.
Lalu cinta turun dan k’ rui juga turun dari motornya, dan langsung menarik cinta untuk masuk ke dalam rumah. Cinta sangat terpesona oleh ke indahan rumah itu, dalam rumah itu dipenuhi oleh perabotan yang sangat unik-unik, udah kayak istana dech. udara dirumah itu juga segar karena banyak jendela yang terbuka hingga anggin bolak-balik masuk, cahaya matahari menerangi isi rumah ini dari balik jendela. Cinta yang melihat itu semua menjadi diam terpaku.
“cinta” panggil k’ rui yang aneh melihat cinta benggong.
“rumahnya bagus” kata cinta sambil senyum. malu sebenernya tadi benggong.
“ikut kk yuk!” kata k’ rui sambil menarik tangan cinta untuk menuntunnya naik ke atas, menuju suatu tempat.
Cinta ikut aja saat k’ rui menariknya. K’ rui menuntun cinta hingga ke suatu ruangan, namun ruangan itu atapnya dapat dibuka. Hingga langit bisa terlihat. Ruangan itu hampir seluruhnya dikelilingin oleh jendela kaca. Hampir semua jendelanya dibuka. Ada teropong bintang ditengah-tengah ruangan. Di ruangan ini juga ada 2 bangku dan meja terbuat dari kaca, seperti meja makan kecil yang terletak didekat jendela sebelah kiri ruangan. Di sebelah kanan terdapat piano, dan beberapa gitar. Di ruangan itu juga ada kulkas, rak buku, laptop dan meja-meja kecil yang berisi pajangan dan foto. Selain itu, ada sofa panjang yang cukup besar di dekat jendela di paling depan ruangan.
“ruangan apa ini kak?” Tanya cinta yang merasa aneh sama ruangan ini.
“ini tempat yang paling kk sukai. Disini kk dapet melihat bintang, main piano, baca buku, ngerjain tugas, online dan makan dengan tenang”
“ini rumah kk?” cinta masih binggung
“iya, ini rumah kk. Emang kenapa?”
“gede banget. Orang tua kk dimana? Emang boleh aku main masuk aja tanpa ijin dulu sama orang tua kk?”
“hahaha…, orang tua kk diluar negri jadi kk disini sendiri. Tapi tenang aja dirumah ini banyak orang. jadi gak usah takut.” K’ rui sambil senyum dan langsung menuju kulkas, lalu dia mengambil air putih dan menuangkannya di gelas yang ada di meja kecil deket kulkas.
“ini… pasti cinta haus kan” k’ rui menyerahkan gelas berisi air itu pada cinta, cinta mengambilnya dan meminumnya lalu menaruhnya di meja kaca yang udah kayak meja makan.
Lalu cinta berjalan ke tengah-tengah yang ada teropong bintang. Dan k’ rui mengikuti cinta dari belakang.
“itu teropong bintang, klau malam hari lebih jelas melihat bintang. Kk sering melihat bintang dimalam hari” jelas k’ rui.
“ooo…, keren banget. Coba aku bisa lihat”
“sayangnya kk gak bisa ajak kamu kesini klau malam” kata k’ rui sambil mengelus pala cinta. lalu k’ rui mengambil gitar dan duduk di sofa panjang.
“kk mau main gitar? Emang kk bisa?” kata cinta sambil jalan menghampiri k’ rui dan duduk disebelahnya.
“bisa lah”
“kk mau main lagu apa?”
“lagu yang mencerminkan cinta sekarang” k’ rui sambil menatap cinta.
“lagu apa emang?” cinta penasaran.
Lalu k’ rui memainkan gitarnya dan menyanyikan suatu lagu.
“Deras hujan yang turun, Mengingatkanku pada dirimu, Aku masih disini untuk setia” k’ rui menyanyikan lagu setia-jikustik.
“lagu setia??” cinta binggung kenapa lagu setia. Apa hubungannya lagu setia dengan dia sekarang. Cinta gak ngerti sama sekali.
Dan k’ rui menghentikan bermain gitar. Dan menatap cinta.
“karena ini kondisi kamu sekarang. Isi hati kamu paling dalam. Walaupun kamu bilang kamu udah lupain rio padahal kamu masih setia menunggunya.”
“setia?? Maksud kk apa? Aku gak pernah nunggu dia. Dan aku gak berharap untuk kembali lagi sama dia” cinta gak terima dengan kata-kata k’ rui.
“klau kamu emang udah gak menunggu dia, kenapa kamu nangis dia deket sama cewek lain? Kenapa kamu gak bisa relain dia 100%?? Kenapa kamu berharap dia menatap kamu? Bukannya itu semua buktiin klau kamu masih setia nunggu dia kan? Menunggu ke ajiban datang, hingga dia balik lagi sama kamu.” K’ rui menatap cinta dengan tajam.
“aku…, aku bukannya setia nunggu. Tapi…”
“tapi apa?”
“aku bukannya setia nunggu dia. Tapi aku belum bisa lupain dia. Aku gak bisa. Aku sendiri juga gak tahu. Rasanya sakit banget kak. Semua kenangan aku bersama dia selalu terlintas dibenak aku. Saat berjumpa sama dia, saat melihat dia. Hati aku hancur. Sakit banget” kata cinta sambil nangis.
“itu karena kamu belum relain dia 100%. Seperti kamu masih menunggu sesuatu jawaban atas suatu yang bikin kamu gak bisa rela 100%. Dan itu membuat kamu menunggu dia. Emang apa yang sebenarnya kamu tunggu?” kata k’ rui sambil menghapus air mata cinta.
“aku juga gak ngerti kk, banyak pertanyaan yang pengen aku Tanya sama dia. Apa dia waktu bersama aku emang bener-bener sayang sama aku? Dan kenapa dia sekarang benci banget sama aku? Walaupun udah berlalu kenapa gak bisa jadi temen. Aku Cuma ingin aku bisa senyum sama dia. Karena aku sayang sama dia. Mungkin semua ini karma untuk aku” cinta makin nanggis.
“semua orang punya alasan dan punya tindakan untuk melupakan atau memulai sesuatu yang baru. Dia mungkin melakukan ini untuk yang terbaik sama kamu dan dia. Jangan pernah kamu pikir, kamu aja yang sakit. Dia mungkin lebih sakit dari kamu. Jangan pernah kamu pikir dia gak pernah sayang sama kamu. Dia pastinya sayang. Dia juga mungkin pengen suatu hari nanti bisa tersenyum didepan kamu. Tapi sesuatu perlu proses. Dan dia berhak menemukan cinta yang lain. Kalau kamu gak bisa relain kamu sendiri yang tersiksa.” K’ rui memberi nasehat dengan pelan-pelan.
“aku tahu dia berhak punya cinta yang lain. Tapi bagaimana aku bisa relain dia 100%? Aku juga gak mau kayak gini”
“kamu pernah merasa klau ada suatu hikmah kamu putus sama dia?” Tanya k’ rui.
“iya, aku bisa deket sama temen2 yang lain bukan karena aku pacarnya dia tapi karena aku sendiri. Aku ternyata juga mampu ngerjain sesuatu sendiri. Aku gak takut pulang atau berangkat sendiri. Dan aku masih merasa beruntung aku punya temen2 dan bahkan sahabat. Walaupun mereka kadang aneh dan mempunyai kekurangan. Tapi mereka adalah sahabat aku”
“apa kamu bahagia?” Tanya k’ rui lagi
“tentu aku bahagia. Aku merasa nyaman dan berarti”
“sama kayak dia, dia juga menemukan sesuatu yang baru. Yang mungkin bisa membuat dia lebih bahagia. Kamu seneng gak kalau orang yang kamu sayangin itu bahagia?” kata k’ rui.
“tentu aku bahagia kalau orang yang aku sayangin bahagia”
“kalau gitu. Kamu bisa kan melupakan dia, biarkan dia bahagia. Biarkan dia menemukan yang dia inginkan, sama seperti kamu menemukan yang ingin kamu mau. Dan jangan pernah membahas lagi tentang masa lalu. Karena kamu hidup bukan dimasa lalu. Dan jangan pernah pikir kamu aja yang sakit dan jangan pernah merasa di dunia gak ada cinta” kata k’ rui
“aku akan coba relain dia kk. Aku bakal gak bahas masa lalu lagi”
“di mulai dari sekarang. Kamu janji jangan pernah bahas lagi masa lalu, dan biarkan masa lalu jadi kenangan kamu. Kenangan yang terindah.” Kata k’ rui.
“iya aku janji”
“kk gak mau kamu nangis lagi karena masalah itu. Karena klau kamu kayak gitu kamu gak bakal menemukan cinta yang lain. Dan kamu jadi orang bodoh yang Cuma nunggu suatu ke ajaiban. Dan itu bukan hanya menyiksa kamu tapi juga menyiksa rio.”
“menyiksa rio?” cinta binggung
“iya lah, klau dia deketin orang trus kamu marah kan ada hawa gak jelas nantinya”
“hahahaha… hawa gak jelas” cinta ketawa.
“gitu donk ketawa. Kan kelihatan manis”
“makasih. Aku emang manis dari dulu” cinta geer
“narsis banget”
“biarin”
“satu hal, kamu gak bakal ngelihat kk nantinya”
“ngelihat kk??” cinta binggung dengan pernyataan kk.
“iya, kamu gak bakal lihat klau kk sayang sama kamu”
“sayang sama aku?” cinta makin gak ngerti
“aku cinta kamu” kata k’ rui serius sambil menatap cinta. cinta binggung mau jawab apa. Jadi Cuma diem aja.
“aku suka kamu sejak pertama kali aku lihat kamu. Saat kamu masih pacaran sama rio. Seorang cewek yang lucu namun cengeng, selalu diceramahin sama rio. Dia diem aja. Aku pengen banget bilang sama kamu dulu. Jangan pernah nangis, walaupun salah jangan menyerah dan menangis. Dan jangan selalu jadi orang yang diceramahin tapi jadi orang selalu tegar dan tersenyum” kata k’ rui sambil senyum.
“pantes kayaknya aku penah lihat kk, tapi Kk tega banget, kk suka sama aku karena aku cengeng.”
“hahaha… emang kamu cengeng kan? Tapi kk pengen kamu sekarang gak cengeng dan bisa menjalanin semuanya dengan tegar. Belajar untuk bisa melepaskan dan menerima dengan lapang hati. oo yach, kenapa kamu putus sama rio? Cuma Tanya aja, habis kelihatannya kamu sama rio sama-sama masih suka?” kata k’ rui.
“tenang aja, aku akan senyum” kata cinta sambil senyum.
“karena kami beda kak, dan perbedaan itu gak bisa di ukiri lagi, perbedaan ke yakinan. Udahlah kk gak usah dibahas lagi. Aku sama dia sampai kapan pun gak bakal bersatu” kata cinta.
“maaf ya udah tanya2. Hmmm terus sekarang kk diterima gak?” Tanya k’ rui yang bikin cinta binggung.
“bagaimana ya…, aku gak mau kk Cuma jadi alasan aku ngelupain rio”
“yaudah… kk tunggu sampai kamu bisa ikhlas tapi jangan lama-lama ya…”
“hmmm…… kita lihat aja nanti” kata cinta sambil senyum-senyum.
Lalu k’ rui memainkan gitarnya lagi.
“Deras hujan yang turun, Mengingatkanku pada dirimu, Aku masih disini untuk setia” k’ rui menyanyi lagu setia lagi.
“kok lagu setia lagi?” cinta binggung k’ rui nyanyi lagu setia lagi.
“habis sekarang k’ rui yang bakal setia nunggu cinta”
“ahh… k’ rui bisa aja”
Lalu k’ rui menyanyikan.
“makasihnya k’ rui. Aku bakal berusaha untuk ikhlas. Karena aku ingin rio menemukan kebahagiannya. Dan ini terakhir aku mengingat dan mengenang dia. Dan aku bakal memulai sesuatu yang baru. Tungguin aku ya kk. Lagian aku gak bakal biarin orang sebaik kk nunggu.” Kata cinta dalam hati sambil ikut bernyanyi sama k’ rui.

0 Response to "SETIA Sesson cinta part 3"
Posting Komentar